Selamat datang di blognya trendygalih

Sriwijaya FC Kembali Mengukir Sejarah

Ya kembali lagi dengan saya trendy galih. Kali ini sekilas info akan menceritakan tentang keberhasilan tim sepakbola asal palembang Sriwijaya FC menjuarai kembali piala Indonesia untuk yang ke tiga kali secara berturut-turut. langsung saja ini dia ceritanya, lets cekedaut!

Sama-sama ingin membuat sejarah, mungkin itulah yang membuat pertandingan final Piala Indonesia 2010 antara Sriwijaya FC (SFC) dan Arema Indonesia berlangsung ketat. Kalau Arema ingin membuat sejarah baru dengan meraih Double Winner lain halnya dengan Sriwijaya FC yang ingin mengukir sejarah baru dengan menjuarai Piala Indonesia untuk ke tiga kalinya secara berturut-turut. Wajar jika pertandingan ini berlangsung ketat, panas, dan bertensi tinggi!

Pertandingan yang dipimpin oleh wasit Jimmy Napitupulu ini sudah berlangsung keras pada menit pertama pertandingan dimulai dan puncaknya striker Arema Noh Alam Shah mendapat kartu merah karena dianggap sengaja ingin mencederai pemain SFC yakni Precious Emuejeraye dengan tendangannya. Walaupun Arema bermain dengan 10 pemain SFC tetap tidak bisa mencetak gol hingga pertandingan babak pertama pun berakhir.

Terjadi insiden pada saat pertandingan babak kedua akan dimulai karena Kapolda Jawa Tengah Alex Bambang Riatmodjo melakukan intervensi terhadapat wasit yang dinilai tidak adil dan meminta wasit untuk diganti. Namun menurut peraturan yang ada wasit tidak bisa diganti apabila wasit itu sendiri yang memintanya mungkin karena ketidak mampuan lagi untuk memimpin pertandingan. Akhirnya setelah satu jam berlalu pertandiganpun dimulai kembali.

Tiga menit pertandingan babak kedua dimulai, Sriwijaya FC sudah bisa membuat para pendukung arema terdiam lewat sundulan kepala Keith Kayamba Gumbs memanfaatkan tendangan sudut yang dilakukan Pavel Solomin, 1-o untuk SFC.
Srwijaya FC kembali dapatĀ  menambah gol apabila tendangan jarak jauh Ponaryo tidak bisa dihadang oleh Kurnia Sandi. Dengan 10 pemain Arema mencoba menyamakan kedudukan dengan serangan yang sporadis, alhasil Muhammad Ridhuan menyamakan kedudukan pada menit ke 71 memanfaatkan kelengahan pemain bertahan Sriwijaya FC, seketika itupun juga para pendukung Arema yang memadati stadion manahan solo tersebut pun kembali bersorak gembira. SFC 1 – Arema 1. Namun itu tidak berlangsung lama karena Pavel Solomin membuat para pendukung Arema yang kurang lebih berjumlah 30 ribu kembali terhenyak. 2-1 untuk SFC dan skor ini pun tidak berubah hingga pluit babak kedua berakhir dibunyikan.

Sriwijaya FC pun kembali mengukir sejarah sebagai tim pertama yang menjuarai piala indonesia sampai tiga kali dan itupun dilakukan secara berturut-turut, 2007/2008, 2008/2009, dan 2010. Sebelumnya juga Sriwijaya FC telah mengukir sejarah karena berhasil meraih double winner yakni mengawinkan gelar ISL dan Piala indonesia/copa dji sam soe pada musim 2007. Ini pun menjadi kado perpisahan yang indah bagi Rahmad Darmawan yang musim kompetisi mendatang tidak lagi melatih Sriwijaya FC karena akan digantikan oleh Ivan Kolev.

Bravo Sriwijaya FC, Hidup Laskar Wong Kito!

sriwijaya fc juara pila indonesia 2010
Sekian sekila info!
Foto dicuri dari sini

SocialTwist Tell-a-Friend

4 Responses to “Sriwijaya FC Kembali Mengukir Sejarah”

Leave a Reply