diary

Tour ke Dusun

Kalau Manchester tour sepakbola ke asia lain halnya dengan tim sepakbola saya, tim saya malahan tour ke suatu dusun untuk melakukan uji tanding sepakbola. Nama dusunnya adalah penanggokan duren daerah selapan sumatera selatan. Perlu 3 jam untuk sampai kesana dari kota palembang, dan tim saya melakukan perjalan tersebut dengan konvoi menggunakan motor. 8 motor pergi kesana, dan ternyata kita hanya perlu 2 jam setengah untuk bisa sampai di susun yang dituju dengan melewati jalan pintas yang jalannya banyak juga yang jelek (maklum daerah dusun)!

Sesampai disana kita langsung di jamu, buset…pokoknya kayak MU dateng ke asia deh (dijamu layaknya raja, ceilah). Kita dijamu dengan servis yang top markotop dan kalo itu seperti layanan hotel saya kasih pelayanan orang dusun tersebut sebanding dengan hotel bintang 3. Nggak percaya, coba baca apa yang saya ceritakan ini…
100_6644Jamuan pada saat datang aja langsung disambut oleh banyak orang, dan pada saat mau memasuki ruangan suatu rumah saya dan teman-teman saya disalami oleh banyak orang (kenapa yah nggak minta tanda tangan atau minimal cap jempol deh).
Setelah itu kita langsung dipersilahkan beristirahat dan tentunya diberikan banyak hidangan cemilan serta minuman dingin. Kita juga sudah disiapkan kasur dan beberapa kamar untuk kita beristirahat sebelum nantinya akan bertanding. Dan menjelang bertanding kita diberikan hidangan lezat yang memikat selera makan(sepertinya ini taktik mereka biar pas mainnya kita kekenyangan, hehehehhe).

Pada saat akan bertanding saya dan tim saya dikejutkan lagi oleh ulah para masyarakat disana, layaknya klub elite eropa kalau mau bertanding tour ke asia di promosikan lewat iklan disini juga tidak kalah, akan tetapi caranya tradisional. Jadi mereka disana mengajak masyarakat menonton pertandingan sepakbola dengan menggunakan alat pembesar suara masjid (TOA) dab juga menyampaikan ke orang-orang dengan menggunakan motor, wueleh…wueleh kayak klub sepakbola tersohor banget yah padahal biasa-biasa aja kalau di kota. Tidak sampai disitu, pada saat mau pakai sepatu dan pemanasan kita dikerumuni anak-anak kecil yang menatap dengan sangat takjub (duileh bahasanya kok lebay yah). Tapi ternyata itu semua membuat kita lebih semangat.

100_6656Banyak sekali yang nonton, dari muda sampai tua, lelaki juga wanita nimbrung di lapangan semua untuk menonton klub kesayangan dusun mereka dengan klub yang jarang maen berasal dari kota yang tidak lain tidak bukan saya ada didalam tim itu. Tim A kita menang lawan tim B mereka, akan tetapi Tim B kita kalah dengan Tim B mereka. Alibi kita sih karena kita kekurangan orang, jadi ada beberapa orang yang harus bermain 2 kali. Tapi no problem yang penting pengalaman kita dan ambil senengnya aja.

Setelah usai bertanding kita mandi dan selanjutnya dihidangi lagi santap malam yang maknyus. Dasar orang kota yang tidak ada etika selesai makan langsung pamit buat pulang. Lumayan enjoy disana, dari jamuannya sampai para wanita disana yang selalu minta perhatian dari kita-kita (kayak orang yang nggak pernah liat cowok). Singkat cerita kita pulang dengan selamat setelah kira-kira 4 jam perjalanan, lebih lambat karena kita pulangnya konvoi dengan pelan-pelan aja (alon-alon asal kelakon)!

100_6657

Jadi bagi anda tim sepakbola yang berasal dari kota kalau tim anda ingin dijamu layaknya tim elite eropa lakukanlah uji tanding ke dusun-dusun dan anda akan mendapatkannya. Walaupun tim anda tidak jago dalam urusan bola. Percayalah..percayalah!

SocialTwist Tell-a-Friend

8 thoughts on “Tour ke Dusun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *